Saturday, September 22, 2012

Book Review: Weird Things Customers Say in Bookstores


Judul: Weird Things Customers Say in Bookstores
Penulis: Jen Campbell
Illustrator: The Brothers McLeod
Penerbit: The Overlook Press, New York
Sinopsis:
From the hugely popular blog, a miscellany of hilarious and peculiar bookshop moments:
'Can books conduct electricity?'
'My children are just climbing your bookshelves: that's ok... isn't it?'
A John Cleese Twitter question ['What is your pet peeve?'], first sparked the 'Weird Things Customers Say in Bookshops' blog, which grew over three years into one bookseller's collection of ridiculous conversations on the shop floor. From 'Did Beatrix Potter ever write a book about dinosaurs?' to the hunt for a paperback which could forecast the next year's weather; and from 'I've forgotten my glasses, please read me the first chapter' to'Excuse me... is this book edible?'
This full-length collection illustrated by the Brothers McLeod also includes top 'Weird Things' from bookshops around the world.


Jadi, menurut Fenny....


Buku ini... lucu! Berisi tentang semua keanehan yang terjadi di dalam toko buku, disusun dalam percakapan-percakapan singkat antara customer dan bookseller. Untuk edisi USA yang saya baca, juga dimasukkan percakapan-percakapan aneh yang terjadi di toko-toko buku USA. Tapi yang paling lucu adalah yang sang pengarang, Jen Campbell, tulis.

Campbell adalah penjaga toko buku selama ia kuliah dan setelah ia lulus kuliah; hingga saat ini. Buku ini adalah kumpulan pengalaman asli dia. Awalnya ia menyebutkan tentang pengalaman-pengalamannya di Twitter, lalu mulai mengumpulkannya. Kemudian Neil Gaiman melihat hasilnya dan boom! New York Times bestseller pun lahir.

Kalau kamu juga seperti saya, berpikir menjual buku atau mengurus perpustakaan itu sepi, dan not-so-interesting. Pandangan kamu akan... berubah, seratus delapan puluh derajat! :D *okay I am starting to sound like a salesperson now*

Tapi. Kalau kamu adalah seseorang yang mencari humor ringan, tapi hampir nggak pernah membaca buku lain sebelumnya, kamu nggak bakal ngerasa buku ini lucu. Buku ini hanya lucu jika kamu suka membaca, atau setidaknya tahu banyak tentang literatur klasik dan pop. Bukan berarti saya membatasi jenis pembaca yang bisa menikmati buku ini, tapi jika kamu tidak tahu buku-buku yang dibicarakan di dalam leluconnya, leluconnya nggak bakal terasa lucu lagi.

Contohnya, ada satu quote di dalam buku ini yang bikin saya ketawa-ketawa sendiri di dalam MRT. Nggak peduli kalau disangka orang gila.

Customer: Do you have any books on the dark arts?
Bookseller: ....No.
Customer: Do you have any idea where I could find some?
Bookseller: Why don't you try Knockturn Alley?
Customer: Where's that?
Bookseller: Oh, the center of London.
Customer: Thanks, I'll keep my eyes peeled for it.


*selesai ngakak*

Jadi, begitu loh maksud saya. Kalau kamu tidak pernah baca Harry Potter, atau hanya penggemar kasual yang nonton filmnya tapi tidak ingat nama-nama yang ada di dalam kisahnya, quote di atas tidak akan terasa lucu....





Selain yang sangat WOW! Fantastic Baby di atas, ada juga tentang percakapan di mana seorang pembeli mencari buku Tequila Mockingbird. 

Juga buku vocabulary "antara The Soars atau The Sars, saya tidak ingat namanya", dan ternyata catatan dia menuliskan "The Saurus"....

Juga pembeli yang mencari buku The Count of Monte Crisco, dan Campbell's Soup for the Soul....

*mulai ngakak lagi*


Ada bagian dalam buku ini yang menyinggung-nyinggung tentang Kindle. Tampaknya di luar negeri sana Kindle memang booming, dan memang sudah terbukti keberadaan e-book telah mengancam kelangsungan hidup toko-toko buku di seluruh dunia.

Secara pribadi saya lebih suka baca buku berbentuk... buku. Soalnya kalau ngeliat layar lama-lama, mata saya sakit. Dan secara pribadi juga, ada lust tersendiri untuk melihat jajaran-jajaran buku bagus, dipenuhi cerita-cerita indah, menampang di rak buku....


Read the Printed Word!


Ada satu bagian di mana Campbell menuliskan bagaimana orang yang masuk ke toko bukunya meminta segala hal yang tidak mungkin dijual di toko buku. Ada yang menanyakan apa tokonya menjual susu, obeng, sampai sekuel buku Diary of Anne Frank (LOL), dan miso soup (wuttt?).

Tapi sebenarnya pembeli juga tidak bisa disalahkan. Sebagai yang tumbuh besar dalam keluarga yang mengelola sebuah toko alat tulis, saya juga sering membantu orang tua menjaga toko. Dan bener, deh, saya pernah mengalami kejadian yang mirip dengan Campbell.

Pembeli: Hai, ada batere AAA gak?
Saya: *bad poker face*
Pembeli: *tidak sadar akan muka saya, menoleh ke pegawai lain dan terus bertanya* Sama satu rol tissue toilet, dan satu USB 4 gigabyte.
Saya: Maaf, ini toko alat tul---
Ibu saya: Sebentar ya, diambilin dari lantai atas semuanya.
Saya: *bengong* *SAY WHAAAAT*

Hehe.

Overall rating: 4/5 ^^

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...