Thursday, January 22, 2009

overture

Romance of the Three Kingdom,
Overture.


O so vast, O so mighty,

The Great River rolls to sea,

Flowers do waves thrash,

Heroes do sands smash,

When all the dreams drain,

Same are loss and gain.

Green mountains remain,

Under pink sunsets,

Hoary fishers and woodcutters,

Along the banks, find calm water,

In autumn moon or in spring wind,

By the wine jars, fill porcelain.

Discuss talk and tale,

Only laugh and gale..



------------------

念 奴 娇 · 赤 壁 怀 古
苏 轼

大 江 东 去 , 浪 淘 尽 , 千 古 风 流 人 物 。

故 垒 西 边 , 人 道 是 : 三 国 周 郎 赤 壁 。

乱 石 穿 空 , 惊 涛 拍 岸 , 卷 起 千 堆 雪 。

江 山 如 画 , 一 时 多 少 豪 杰 。

遥 想 公 瑾 当 年 , 小 乔 初 嫁 了 , 雄 姿 英 发 。

羽 扇 纶 巾 , 谈 笑 间 , 樯 橹 灰 飞 烟 灭 。

故 国 神 游 , 多 情 应 笑 我 , 早 生 华 发 。

人 生 如 梦 , 一 尊 还 酹 江 月 。



------------------

My dad said, 30% of something that's translated will have its true meaning vanished.
I guess it's so true. The chinese original version of the overture is much more beautiful, meaningful.




Sunday, January 11, 2009

Romance of Three Kingdoms

Liu Bei, Guan Yu, dan Zhang Fei



It's been a long-time fascination to me, but let me write this down here....

Sebagai seorang penulis amatiran, gua mengagumi karya-karya besar. Sekarang di blog gua ini, gua juga ingin membahas tentang versi gua tentang "Karya-karya Sastra Sepanjang Masa" versi Fenny Wong.

Dimulai dari sastra yang berdasar dari sejarah, tepatnya perang yang dimulai dari abad ke-2 hingga akhir abad ke-3 ini: Romance of the Three Kingdoms. Ditulis di abad ke-14, orang-orang Tionghua di Indonesia menyebutnya Samkok. Sebenarnya bila dilafalkan orang Tionghua asli, akan berbunyi "Shan Guo Yan Yi" alias 三国演义.


Kenapa ini bisa dibilang sebagai salah satu karya sastra terbaik sepanjang masa?

Romance of the Three Kingdoms (kita sebut saja RotTK supaya singkat) adalah salah satu dari empat sastra yang dianggap terbaik dari China. Yang salah satunya tentu saja sudah familiar, Journey to The West. Yang lainnya adalah Tepi Air, yang kalau lu adalah seorang gamer, pasti mengenal Genso Suikoden yang dibuat berdasarkan ini. Yang terakhir adalah Dream of Red Chamber, yang mengulik intrik-intrik dalam sebuah keluarga dan romansanya.

RotTK memuat semua yang lu inginkan. Kalau lu pernah membaca atau tahu taktik-taktik memukau yang dipakai Shanaou Yoshitsune, kira-kira seperti itulah isi RotTK. Ini sudah melekat di otak gua sejak kecil, ketika kakak gua menceritakan gua tentang taktik "Benteng Kosong".
Taktisian Zhuge Liang mengosongkan bentengnya dan menyuruh prajuritnya menyamar sebagai rakyat biasa dan menyapu jalan. Sementara itu, dia sendiri bermain kecapi di atas bersama anaknya. Taktisian Sima Yi, yang sudah sering jatuh ke dalam perangkap Zhuge Liang, curiga akan hal ini. Ia berpikir bahwa Zhuge Liang justru sudah menyiapkan pasukan besar untuk menyerang dirinya di dalam benteng kosong itu. Maka ia pun mundur dan tidak jadi menyerang.
Itu hanya salah satu dari banyak taktik-taktik perang memukau di dalam RotTK....

RotTK sendiri, sudah mempengaruhi kehidupan masa kini sedemikian rupa. RotTK lahir dalam bentuk novel terjemahan, yang sudah keluar di Indonesia sendiri. Bagi yang nggak tahan baca novel, sudah keluar dalam bentuk komik bergaya china, dan bergaya manga juga. Bagi yang sudah pernah baca Legenda Naga (yang sekarang udah nyampe no. 30-an atau 40-an dan nggak tamat-tamat), itu dibuat berdasarkan RotTK ini, cuma ditambahin bumbu-bumbu ini itu.

Bagi gamer, dikeluarkan juga sederet game yang nggak kalah dari Genso Suikoden yang berdasar dari Tepi Air, lho. Dynasty Warrior Series contohnya. Belum lagi game yang bikin kakak gua kecanduan, Romance of the Three Kingdoms Series. Bahkan dibuat juga online game-nya. Mungkin masih banyak tapi gua udah nggak kepikiran lagi....

Semakin maraknya perfilman China, dimulai dari Crouching Tiger Hidden Dragon, memicu timbulnya film-film yang berdasar dari RotTK juga. Baru-baru ini gua nonton Red Cliff, yang membuat Takeshi Kaneshiro makin mengesankan karena memainkan tokoh favorit gua, Zhuge Liang.... Waduh, ngelantur nih.

Ada peribahasa, "少不讀水滸, 老不讀三國", yang artinya "Pemuda tidak sebaiknya membaca Tepi Air, dan yang berumur tidak sebaiknya membaca Romance of the Three Kingdoms." RotTK penuh dengan cara-cara bagaimana menipu, menjebak, taktik menyerang, dan kekerasan-kekerasan yang mungkin bisa membuat para tetua tidak setuju.

Tapi dengan jujur gua mengatakan,
Romance of the Three Kingdoms rocks... my... socks.... =D

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...